Selain mengedukasi 100 nelayan yang hadir di Pantai Rebo pada hari ini, BPBD Babel juga menyerahkan bantuan fasilitas keselamatan berupa jaket pelampung.
Menurut Budi, pembagian alat keselamatan ini akan dilakukan secara merata di seluruh titik sasaran program.
“Life jacket itu diberikan kepada nelayan sesuai dengan jumlah peserta yang hadir. Jadi target kita secara keseluruhan ada 1.100 nelayan untuk diberikan bantuan pelampung. Kalau untuk yang sasaran sekolah itu berupa jas hujan, sama juga jumlahnya kurang lebih 1.100 jas hujan,” rincinya.
Lebih jauh, Budi Utama memproyeksikan bahwa pemberian bantuan dan edukasi masif ini merupakan langkah awal dari terbangunnya ekosistem masyarakat Babel yang tangguh dalam menghadapi potensi bencana.
“Semoga ini bermanfaat dan menjadi simbol BPBD dalam mensosialisasikan kembali ketangguhan masyarakat. Karena dari sini, kita ada bentukan baru, kita akan membentuk keluarga tangguh bencana yang namanya KATANA. Terus ada juga DESTANA atau Desa/Kelurahan Tangguh Bencana, dan Kecamatan Tangguh Bencana atau KENCANA,” tambah Budi. (ilh)







