Dalam prakteknya, Anggota BKOW kemudian dibagi dalam 4 kelompok dan masing-masing diberikan bahan pembuatan sabun yang terdiri dari minyak jelantah yang sebelumnya sudah direndam dengan arang, air, dan soda api.
Lebih lanjut, dirinya menerangkan sembari mempraktekkan pembuatan sabun tahap demi tahap kepada peserta.
“Perlu diingat selama proses pembuatannya, perlu menggunakan alat pelindung seperti sarung tangan, masker hingga kacamata karena salah satu bahan yakni soda api merupakan bahan berbahaya,” tuturnya.
Senada dengan Safriati, Maulia berharap pelatihan ini dapat meningkatkan pengetahuan anggota BKOW terhadap pemanfaatan limbah rumah tangga. (imelda)







