Setelah menjadi imam dan ulama di Makkah, banyak orang yang berguru kepada Syaikh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi. Beberapa ulama berpengaruh di Tanah Air yang sempat belajar dengan Syaikh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi antara lain, Syaikh Musthafa Purba Baru (pendiri pondok Mustafawiyah, Purba Baru), Syaikh Sulaiman Ar Rasuli (pendiri Tarbiyah Islamiyah Candung), Syaikh Abdul Karim Amrullah (ayah Buya Hamka), Muhammad Darwis atau Syaikh Ahmad Dahlan (pendiri Muhammadiyah), Syaikh Hasyim Asy’ari (pendiri Nahdlatul Ulama), Syaikh Abdul Halim Majalengka, Syaikh Abdurrahman shiddiq (mufti kerajaan Indragiri) dan lain-lain.
Syaikh Ahmad Khatib menghasilkan banyak karya yang ditulis dalam bahasa Arab dan Melayu mengenai persoalan yang menyangkut kemurnian akidah, memperbaiki kekeliruan praktik tarekat, persoalan bid’ah, adat-adat yang berseberangan dengan Al-Quran dan sunah.
Ia wafat pada tanggal 9 Jumadil Awal 1334 H di Makkah, Saudi Arabia. Wafatnya Syaikh Ahmad Khatib meninggalkan dunia ini telah banyak memberi makna bagi kehidupan muslim khususnya umat Islam Indonesia melalui ilmu yang dibawa pulang dan disebarkan oleh murid-muridnya hendaknya kita kenang selalu. Semoga ia ditempatkan pada derajat yang tinggi di sisi Allah bersama para auliya’, shalihiin, dan shiddiqiin, Al fatihah.
Nama Masjid Terbesar di Sumbar
Sebagai bentuk penghormatan kepada Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi. Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi merupakan satu-satunya ulama asal Minangkabau atau Sumatera Barat yang pernah menjadi Imam Besar di Masjidil Haram, Makkah, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menamai Masjid Termegah di Ranah Minang itu dengan nama Ulama Besar ini.
Peresmian perubahan nama Masjid Raya Sumbar menjadi Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi. Acara ini bertepatan dengan peringatan 1 Muharram 1446 H yang dilaksanakan di halaman Masjid Raya Sumbar pada Minggu, 7 Juli 2024.

Peresmian nama baru ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah, mantan Gubernur H. Irwan Prayitno, serta H. Gamawan Fauzi. H. Gamawan Fauzi, yang juga merupakan mantan gubernur Sumatera Barat, dikenal sebagai pencetus dan penggagas pembangunan Masjid Raya Sumbar. Selain peresmian nama baru, acara ini juga dirangkai dengan peluncuran buku sejarah Masjid Raya Sumbar yang kini bernama Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi.
Acara ini juga dihadiri keluarga besar cucu Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi yang langsung datang dari Makkah. (*)







