Ia juga mengajak para penerima bantuan untuk mendoakan masyarakat yang telah menunaikan zakat, infak dan sedekah melalui BAZNAS.
Menurut Saparudin, doa dari penerima merupakan bentuk penghargaan dan ungkapan terima kasih kepada masyarakat yang telah menyisihkan sebagian hartanya untuk membantu sesama.
“Setelah mendapat hak, kita berikan doa kepada masyarakat yang memberikan sedekah,” ujarnya.
Saparudin berharap BAZNAS Kota Pangkalpinang semakin aktif dalam menghimpun dan menyalurkan zakat kepada masyarakat yang membutuhkan.
Ia mendorong BAZNAS untuk terus menjemput hak-hak masyarakat kurang mampu, sehingga dana zakat yang terkumpul dapat semakin luas manfaatnya.
“Semoga BAZNAS lebih giat lagi untuk mengambil hak-hak orang miskin, menjemput hak-hak orang yang tidak mampu,” kata Saparudin.
Dalam penyaluran Beasiswa Cendekia tahun ini, BAZNAS Kota Pangkalpinang memberikan bantuan kepada 433 pelajar tingkat SD/MI dan SMP/MTs.
Program tersebut diharapkan dapat membantu meringankan beban keluarga penerima sekaligus mendukung keberlangsungan pendidikan anak-anak di Kota Pangkalpinang. (*)







