Irham mengatakan, spanduk bernada provokatif tersebut ditemukan di samping Jalan Tanjung Binga dan Tanjung Tinggi oleh Tim Pemenangan Beramal Korwil Belitung pada hari Jumat, 1 November 2024 yang lalu.
“Kami sudah menyampaikan laporan secara resmi ke pihak Bawaslu. Perbuatan ini jelas mencederai dekalasi damai yang sudah kita tandatangani bersama-sama Paslon, Parpol, KPU, Bawaslu, Forkopimda, dan pihak-pihak lainnya,” katanya.
Lebih lanjut Irham mengatakan, laporan ini guna menguatkan kepada seluruh pendukung Paslon 1 Erzaldi – Yuri Kemal agar tetap tenang dan tetap menggunakan kampanye yang sopan santun, serta tidak menebar fitnah.
“Mengenai spanduk bermuatan propaganda dan provokatif tersebut perlu kami tegaskan tidak benar. Hubungan antara Erzaldi dengan Yuri sangat baik dan sekarang jutrsu makin kompak untuk memenangkan Pilgub Bangka Belitung,” jelasnya.
“Kami mengutuk keras tindakan bernuansa black campign ini, karena merusak kondusifitas pilkada damai,” demikian Irham. (Romlan)







