PALEMBANG — PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Bank Sumsel Babel) kembali membuktikan ketangguhan fundamental keuangan dan konsistensi kinerjanya. Bank daerah ini berhasil mempertahankan peringkat kredit idA+/Stable (Single A Plus; Proyeksi Stabil) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO). Peringkat ini berlaku untuk periode 1 Oktober 2026 hingga 1 Oktober 2027.
Peringkat idA+ mencerminkan kemampuan Bank Sumsel Babel yang kuat dalam memenuhi komitmen keuangan jangka panjang dan berada dalam kategori layak investasi (investment grade) dengan risiko kredit yang relatif rendah. Sementara itu, status Stable Outlook menunjukkan prospek keuangan bank dinilai stabil tanpa indikasi perubahan signifikan yang berisiko di masa mendatang.
Pencapaian ini menegaskan bahwa pengelolaan keuangan Bank Sumsel Babel berjalan sehat, didukung oleh manajemen risiko yang terukur serta penerapan tata kelola perusahaan (Good Corporate Governance) berstandar tinggi.
Berdasarkan penilaian PEFINDO, terdapat tiga pilar utama yang menyokong raihan peringkat tersebut:
Fundamental Keuangan yang Kuat: Kinerja keuangan yang positif dengan permodalan memadai, kualitas aset yang terjaga, serta tingkat profitabilitas yang konsisten di tengah dinamika ekonomi.
Pengelolaan Risiko Terukur: Pertumbuhan bisnis difokuskan pada prinsip kehati-hatian (prudential banking) agar tetap aman dan berkelanjutan.







