“Seluruh rangkaian acara ini saya yakini bisa mengundang banyak wisatawan lokal tapi juga dari luas. Hal ini jelas akan lebih memperkenalkan Pangkalpinang di luar provinsi Bangka Belitung,” katanya.
Kegiatan ini juga memperlihatkan bentuk kerjasama atau kolaborasi yang bagus antara Pemerintah dengan pelaku pariwisata, UMKM dan perhimpunan atau perkumpulan olahraga tertentu. “Duathlon merupakan kerja sama Dinas Pariwisata Kota Pangkalpinang dengan Federasi Triathlon Bangka Belitung, sementara Festival Barongsai hasil kerja sama dengan Komunitas Barongsai Kota Pangkalpinang,” jelasnya.
Pemjabat Walikota juga menekankan pentingnya dukungan berbagai pihak. “Festival ini tidak akan berarti tanpa dukungan banyak pihak, termasuk dunia usaha, komunitas, media, instansi pemerintah, dan tentu saja masyarakat Pangkalpinang sendiri,” katanya.
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Festival Pasir Padi sebagai milik bersama yang terus dijaga dan dikembangkan setiap tahunnya. “Para pengunjung diminta untuk menjaga ketertiban, kebersihan, serta menunjukkan keramahan yang menjadi ciri khas masyarakat Pangkalpinang. Mari kita sambut para tamu dan wisatawan dengan senyum, semangat, dan pelayanan yang baik,” ajaknya.
Unu Ibnudin berharap festival ini dapat membawa manfaat bagi seluruh masyarakat, mempererat kebersamaan, dan menjadi bagian penting dari gerak langkah pembangunan pariwisata Kota Pangkalpinang ke depan.
Kemeriahan Festival Peh Cun semakin terasa dengan kehadiran artis ibu kota, Ayu Azhari. Selain itu, acara mendirikan telur yang menjadi bagian dari tradisi Peh Cun juga turut menyemarakkan suasana festival di Pantai Pasir Padi, menarik perhatian banyak pengunjung.(rea)







