Ia juga membantah informasi soal praktik jebol barcode MyPertamina yang diduga digunakan untuk ngerit BBM Bersubsidi dari SPBU miliknya.
“Kita tidak ada hubungannya dengan Sermi Chandra, juga tidak mengerti soal jebol barcode. Berita itu keliru dan perlu diluruskan,” katanya.
Afuk mengatakan, ia perlu meluruskan pemberitaan yang beredar di media, agar publik tidak mendapatkan informasi yang keliru terkait aktifitas usaha miliknya.







