Example floating
Example floating
HEADLINE

Gempa Magnitudo 6,7  Guncang Sulawesi Tengah, Tiga Warga Meninggal

288
×

Gempa Magnitudo 6,7  Guncang Sulawesi Tengah, Tiga Warga Meninggal

Sebarkan artikel ini
Tiga warga meninggal akibat gempa Magnitudo 6,7 di Sigi Provinsi Sulawesi Tengah, Selasa (16/6).

JAKARTA – Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah Sulawesi Tengah Selasa (16/6) bertambah menjadi tiga orang berdasarkan hasil pendataan terbaru hingga Kamis (18/6) pukul 13.51 WIB.

Selain itu, tercatat 17 orang mengalami luka berat dan 91 orang luka ringan, sementara 2.109 kepala keluarga atau 6.412 jiwa terdampak akibat bencana tersebut.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan hasil asesmen lapangan, Kabupaten Sigi menjadi wilayah yang mengalami dampak paling signifikan.

Tiga korban meninggal dunia masing-masing berada di Desa Ampera, Kecamatan Palolo, serta Desa Kamarora A, Kecamatan Nokilalaki, dan satu korban lainnya yang telah terkonfirmasi dalam pendataan terbaru.

Selain korban jiwa, gempa mengakibatkan kerusakan pada sedikitnya 1.652 unit rumah, yang terdiri dari 1.472 rumah rusak ringan, 111 rumah rusak sedang, dan 69 rumah rusak berat. Kerusakan juga terjadi pada fasilitas umum dan sosial, meliputi 42 rumah ibadah, delapan gedung perkantoran termasuk Kantor Bupati Sigi dan BAPPERINDA, 13 bangunan sekolah, dua rumah adat, serta delapan jaringan air bersih.

Gempa bumi tektonik bermagnitudo 6,7 terjadi pada Selasa (16/6) pukul 11.27 WITA dengan pusat gempa berada di darat sekitar 42 kilometer tenggara Kota Palu, tepatnya di Kabupaten Parigi Moutong, pada kedalaman 10 kilometer. Gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Hingga Kamis (18/6), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat telah terjadi 703 kali gempa susulan, dengan magnitudo terbesar mencapai 5,2 dan terkecil 1,3. Sebanyak 25 gempa susulan dilaporkan masih dirasakan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Sigi telah menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari sejak tanggal kejadian dan menunjuk Wakil Bupati Sigi sebagai Komandan Satuan Tugas Penanganan Darurat. Sementara itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah tengah memproses penetapan status tanggap darurat tingkat provinsi.

Baca Juga:  Pj Gubernur Safrizal Minta BPBD Siap Siaga Bencana

Tinggalkan Balasan

slot777 https://www.olx69.us.com/ https://olx69.uk.com/ olx69 olx69 olx69