PANGKALPINANG (realita.news) – Paguyuban Masyarakat Kabupaten Ponorogo Provinsi Jawa Timur yang tinggal di Pangkalpinang menghimpun donasi untuk disumbangkan ke korban bencana banjir dan longsor di Sumatera Barat.
Sumbangan berupa donasi sebesar Rp5,4 juta dan pakaian layak pakai tersebut diserahkan Fauzi selaku Ketua Paguyuban Reyog Singo Manggolo Sedulur Perantauan Ponorogo di Bangka Belitung kepada Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Keluarga Minangkabau (DPW IKM) Bangka Belitung Replianto.
Saat mendatangi Rumah Adat Minangkabau sebagai Sekretariat IKM Bangka Belitung di Jalan Nilam III Kelurahan Bacang Pangkalpinang, Senin tanggal 15 Desember 2025, Fauzi didampinggi Wakil Ketua Paguyuban Ponorogo Tulus Aji Nugroro, Sekretaris Parno dan Humas Suratman. Kedatangan rombongan ini difasilitasi Jayadi, Ketua Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Bangka Belitung yang juga keturunan Ponorogo.
Menurut Fauzi, masyarakat Ponorogo yang ada di Bangka Belitung turut berduka dengan bencana alam yang terjadi di Sumatera Barat. “Kami cukup terenyuh melihat pemberitaan di media media televisi dan media sosial tentang parahnya kerusakan yang ditimbulkan bencana banjir tersebut dan banyaknya warga yang menjadi korban. Baik korban jiwa ataupun korban harta,” ujarnya.
Karena itu, kata Fauzi, sebagai sesama Hamba Allah mereka ikut merasakan kesedihan dan penderitaan tersebut. “Kami merasakan kesedihan akan kehilangan dan itu sulit untuk diukur dengan apapun. Karenanya kami ingin meringankan beban saudara kami yang ada di lokasi bencana terutama yang ada di Provinsi Sumatera Barat,” jelasnya.
Pengumpulan donasi bantuan ini, tambah Tulus Aji Nugroho, rencananya dilakukan dengan mengelar atraksi Reyog Ponorogo selama beberapa hari di Kawasan Pantai Pasir Padi dan dana yang terhimpun dari pengunjung yang menyaksikan atraksi itu diserahkan seluruhnya. “Namun beberapa hari belakangan cuaca tidak bagus dan sering hujan, makanya bantuan untuk korban ini kita himpun dari anggota paguyuban saja,” katanya.







