PANGKALPINANG – Menjelang hari pencoblosan Pilkada Ulang pada 27 Agustus 2025, suhu politik di Kota Pangkalpinang kian memanas. Saparudin, atau Prof Udin tidak lepas dari serangan fitnah yang tersebar di berbagai platform.
Menanggapi pemberitaan tersebut, Prof Udin menegaskan dirinya tidak pernah terlibat dalam kasus yang dituduhkan. Ia menilai isu tersebut sengaja digulirkan menjelang pemungutan suara sebagai bentuk fitnah politik yang bertujuan menjatuhkan citra.
“Saya sampaikan dengan tegas. Ini fitnah yang sengaja digoreng menjelang pencoblosan. Kita hadapi dengan sabar, bertawakal, dan terus berikhtiar,” ujar Prof Udin, Senin (25/8/2025).







