PANGKALPINANG (realita.news) — Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani menjamu Panglima Kodam II/Sriwijaya Mayor Jendral TNI Ujang Darwis, beserta rombongan dalam acara ramah tamah, dan jamuan makan malam di Gedung Mahligai, Rumah Dinas Gubernur, pada Senin (21/4) malam.
Acara ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Pangdam II/Sriwijaya ke Babel tahun 2025. Dalam suasana penuh keakraban, dan berlangsung hangat itu, Gubernur Hidayat Arsani menyampaikan apresiasi atas kunjungan Pangdam. Ia menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Daerah, TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan demi menjaga stabilitas, serta mempercepat pembangunan di Negeri Serumpun Sebalai.
“Tugas kita adalah menjadi pengayom, memberikan solusi kepada masyarakat. Untuk itu, saya harus mengenali setiap permasalahan rakyat agar kita bisa menentukan arah pembangunan ke depan. Dengan kekompakan antara Pemda, TNI, dan Polri, serta instansi lainnya, saya yakin banyak persoalan bisa kita selesaikan bersama,” ujar Gubernur.
Masih dalam sambutannya, Gubernur Hidayat yang hadir bersama Istri, Noni Hidayat Arsani malam itu, juga menyoroti pentingnya program ketahanan pangan, khususnya pencapaian target pembangunan lumbung padi seluas 3.500 hektare yang dipercayakan kepada TNI.
“Program utama saya saat ini adalah ketahanan pangan, sesuai dengan instruksi Presiden. Kami di Bangka Belitung selama ini, seperti telur ayam harus mendatangkan dari luar daerah. Ini menjadi tantangan yang harus segera dijawab. Maka, kami akan menggerakkan seluruh potensi seperti UMKM, peternakan, perikanan, dan seluruh stakeholder. Sebab, sebagai Gubernur, saya datang dari dunia bisnis, dan saya yakin dengan manajemen yang tepat, serta dukungan dari semua pihak, termasuk TNI sebagai Panglima di lapangan, kita bisa menyelesaikan masalah-masalah di Bangka Belitung ini,” ungkapnya.
Dirinya yakin dengan kerja keras bersama semua itu akan dapat terwujud. “Kalau kita bersatu, kerja sama dengan baik, Babel ini bisa jadi daerah percontohan. Ada Pak Kapolda, Pak Danrem, Danlanal, dan semua stakeholder lengkap, ini jadi kekuatan besar. Walaupun kondisi keuangan kita sedang defisit, saya tetap optimis selama kita kerja keras, kita pangkas birokrasi, dan berpihak pada kepentingan rakyat,” ucapnya.
Untuk mendukung hal itu, Pemerintah Daerah akan menghibahkan lahan kepada TNI, juga memberikan keleluasaan bagi instansi vertikal lain yang membutuhkan lahan untuk kepentingan bersama. “Mari kita manfaatkan lahan-lahan tidak produktif milik PT Timah untuk penghijauan, dan pertanian bersama masyarakat, TNI, dan Polri. Ini bagian dari misi ketahanan pangan yang sejalan dengan instruksi Presiden,” tambahnya.







