PANGKALPINANG (realita.news) – Proses pembangunannya belum selesai. Kondisinya sekarang memang sudah teratap dan terpasang keramik di lantainya, namun jendela dan pintu baru terpasang kusen. Belum ada kaca yang menutupinya.
Ya begitulah kondisi Masjid Miftahul Jannah sekarang. Keberadaan dan penyelesaian pembangunannya sangat ditunggu masyarakat Pasir Putih Kecamatan Bukit Intan Pangkalpinang. Alasannya, dalam radius sekitar satu kilometer dari lokasi pembangunannya tidak terdapat tempat beridabah umat muslim tersebut. Masyarakat sekitar untuk melaksanakan Shalat Jumat Berjamaah, Shalat Tarwih Berjamaah di bulan Ramadhan, Shalat Idul Fitri ataupun shalat Idul Adha harus berjalan cukup jauh.
Atas inisiasi Pimpinan Cabang Muhammadiyah Bukit Intan periode sebelumnya dibawah kepemimpinan Yos Hendri, pertengahan tahun 2023 lalu, rencana Pembangunan Masjid Miftahul Jannah dimulai.
Setelah periode kepengurusan PCM Bukit Intan beralih ke Achmad Rodiansyah, M.Pd., dengan sekretaris Naldi, S.H.,M,Kn., proses pembangunan masjid terus dilanjutkan sehingga sampaikan pada kondisi sekarang yang sudah bisa dimanfaatkan untuk shalat berjamaah.
Minggu malam lalu dilaksanakan shalat tarwih berjamaah. Dengan di Imami Ketua PCM Bukit Intan Achmad Rodiansyah yang sebelumnya juga memberikan tausiyah, shalat tarwih berjamaah ini diikuti beberapa pengurus PCM, Ketua PRM Pasir Putih Syafril, panitia pembangunan masjid dan beberapa masyarakat yang rumah berdekatan dengan Masjid Miftahul Jannah.

Dua Agenda Kegiatan







