Example floating
Example floating
PT TIMAH

PT Timah Bersama PLN dan METI Tanam 1500 Pohon Angsana di Taman Energi Balai Karya

543
×

PT Timah Bersama PLN dan METI Tanam 1500 Pohon Angsana di Taman Energi Balai Karya

Sebarkan artikel ini
PT Timah Tbk berkolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Bangka, Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) dan juga PLN Bangka Belitung melaksanakan penanaman 1500 pohon angsana di Taman Energi Balai Karya PT Timah Tbk di Sungailiat, Jumat (28/2/2025). (Foto timah.com)

BANGKA (realita.news) – Sebagai wujud komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan, PT Timah terus menghadirkan program inisiatif dalam mendukung ketahanan energi dan upaya mengurangi emisi gas rumah kaca melalui program penanaman pohon.

PT Timah Tbk berkolaborasi bersama Pemerintah Kabupaten Bangka, Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) dan juga PLN Bangka Belitung melakukan penanaman 1500 pohon angsana di Taman Energi Balai Karya PT Timah Tbk di Sungailiat, Jumat (28/2/2025).

Penanaman ribuan pohon angsana ini merupakan langkah PT Timah dalam rangka mendukung ketahanan energi dan upaya mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK).

Ketua Bidang III METI, Ir. Widi Pancono mengatakan, program penanaman pohon dan penghijauan di lahan kritis dan lahan bekas tambang merupakan langkah positif untuk mendukung cita-cita Pemerintah untuk mengurangi subsidi energi sebesar-besarnya.

Ia menyebutkan, target transisi energi nasional itu sebesar 25 persen dan saat ini baru tercapai 12-13 persen, sehingga harus ditingkatkan hingga lima tahun ke depan.

“Kebun energi ini akan memiliki berbagai dampak yang baik. Di satu sisi PT Timah telah melakukan perbaikan lingkungan, dan juga membawa perekonomian untuk masyarakat, dimana dalam kegiatan ini nantinya masyarakat dapat terlibat dalam mengelola hasil dari woodchip atau limbah kayu,” katanya.

Pohon angsana diketahui memiliki banyak manfaat untuk lingkungan yakni menyerap karbon dioksida, menghasilkan oksigen, dan mencegah erosi. Sehingga jenis pohon ini dinilai cocok untuk mendukung ketahanan energi.

Menurutnya, pohon angsana juga relatif mudah untuk perawatannya. Apalagi tanah Bangka memiliki keunikan yang cocok untuk ditanami berbagai jenis tanaman seperti akasia.

“Jenis angsana bisa tumbuh dengan sangat pesat kalau di Bangka. Nantinya, dari dahan-dahan ini dapat dilakukan pruning yang bisa menjadi bahan baku woodchip. Penurunan emisi yang diharapkan di tahun 2030 yaitu 400 juta ton CO2, nah kalau angsana ini jika tingginya sudah 10 meter bisa menghasilkan 270 kg O2, jika dihitung-hitung bisa menghidupi sekitar 200 orang perhari, tentu ini akan sangat mendukung sekali terhadap lingkungan,” jelas Widi.

Baca Juga:  PT Timah Rutin Gelar Apel K3 di Wilayah Operasional
slot777 https://www.olx69.us.com/ https://olx69.uk.com/ olx69 olx69 olx69