Namun, konsistensi dan ketulusan para pendonor sukarela dinilai telah membantu meringankan tantangan tersebut.
Menurutnya, penghargaan yang diberikan pemerintah mungkin tidak sebanding dengan nilai kemanusiaan yang telah diberikan para pendonor.
“Penghargaan ini adalah bentuk penghormatan, ucapan terima kasih yang tidak terhingga, dan pengakuan dari kami pemerintah dan seluruh masyarakat atas tindakan kepahlawanan yang rutin Anda lakukan,” katanya.
Hisar juga menyampaikan apresiasi kepada Palang Merah Indonesia (PMI) sebagai mitra strategis Dinas Kesehatan dalam pengelolaan darah dan pelayanan kepada masyarakat.
“Bersama PMI, kita akan terus memperkuat sinergi demi mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan tangguh,” ujarnya.
Ia kemudian mengajak masyarakat, terutama keluarga, teman, dan generasi muda, untuk ikut menjadi pendonor darah aktif.
“Mari kita ajak keluarga, teman, dan generasi muda di sekitar kita untuk menjadi pendonor darah aktif,” kata Hisar.
Ia berharap semakin banyak masyarakat tergerak untuk mendonorkan darah secara sukarela sehingga ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan dapat terus terjaga.
“Semoga ketulusan hati Bapak dan Ibu sekalian dicatat sebagai amal ibadah oleh Tuhan Yang Maha Esa, serta senantiasa diberikan kesehatan dan keberkahan yang melimpah,” pungkasnya. (*)







