PANGKALPINANG (realita.news) — SMART Islamic School Pangkalpinang menggelar acara Wisuda Tahfizh sebagai bentuk apresiasi atas capaian para siswa dan siswi dalam menyelesaikan hafalan Al-Qur’an.
Acara yang berlangsung khidmat dan penuh haru ini dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkot Pangkalpinang Dr. Ahmad Subekti, BPRMI Pangkalpinang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Yakesma Bangka Belitung, Komite Sekolah, serta Wali Murid, Dewan Guru, Tokoh Masyarakat, serta para tamu undangan.
Dalam sambutannya, Kepala SMP Islam SMART Pangkalpinang, Ari Gunawan, S.Kom., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas pencapaian para siswa yang telah menunjukkan ketekunan dan keistiqomahan dalam menghafal Kalamullah. Ia menyebut bahwa keberhasilan ini bukan hanya prestasi akademik, tetapi juga kemenangan spiritual dan moral.
“Anak-anak kita bukan hanya menghafal ayat demi ayat. Mereka sedang menyimpan cahaya Al-Qur’an dalam hati mereka. Ini adalah investasi terbesar yang akan terus menyinari jalan hidup mereka, dunia dan akhirat,” katanya.
Dalam nuansa haru dan keprihatinan terhadap kondisi kemanusiaan global, khususnya di Palestina, Ari Gunawan mengajak seluruh hadirin untuk merenungkan dan mendoakan nasib para penghafal Al-Qur’an di bumi para nabi tersebut.
“Saat anak-anak kita menghafal dalam kenyamanan, anak-anak Palestina menghafal di tengah puing-puing dan suara dentuman. Namun semangat mereka tidak padam. Ini menjadi cermin bagi kita semua, bahwa cinta Al-Qur’an tak pernah kenal batas,” ujarnya.
Sementara itu, Pembina Yayasan Cahaya Amal Babel, Suargo, S.I.Kom. pun menambahkan terkait pentingnya peran orang tua dan anak. Sebab, peran tersebut merupakan peran yang tidak akan pensiun hingga akhir hayat.







