Dessy Ayutrisna juga menyampaikan pesan Walikota Pangkalpinang agar seluruh ASN menjaga dan meningkatkan kebersihan lingkungan kerja, minimal di lingkungan masing-masing OPD. “Kita harus menjadi contoh bagi masyarakat. Jangan sampai kita menyuruh masyarakat menjaga kebersihan, tetapi kita sendiri tidak memberikan teladan,” katanya.
Menghadapi tahun 2026, Dessy mengajak seluruh ASN menjadi agen perubahan demi kemajuan Kota Pangkalpinang.“Di sinilah kita tinggal, anak-anak kita tinggal, dan orang tua kita tinggal. Mari kita tanamkan niat untuk bekerja lebih baik lagi sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT,” ungkapnya.
Dalam apel tersebut, Dessy juga memaparkan sejumlah prioritas Pemerintah Kota Pangkalpinang tahun 2026, di antaranya: revitalisasi pasar, penguatan semangat gotong royong di seluruh lapisan masyarakat, koordinasi dengan pemerintah pusat terkait penanganan banjir, termasuk pembangunan bendung karet dan infrastruktur pendukung lainnya, penataan jalan dan perapian trotoar, termasuk penyediaan solusi bagi pedagang melalui penggunaan gerobak beroda.
Pemerintah Kota Pangkalpinang juga tengah mendorong digitalisasi parkir dan retribusi guna meningkatkan efisiensi serta meminimalkan kebocoran Pendapatan Asli Daerah (PAD).Selain itu, rencana restrukturisasi OPD belum dapat dilakukan dalam waktu dekat karena masih menunggu ketentuan masa tunggu enam bulan serta izin dari Kementerian Dalam Negeri.
Terkait pajak daerah, Dessy menyampaikan bahwa Badan Keuangan Daerah (Bakuda) akan melakukan tindakan terhadap tempat usaha yang kurang patuh pajak. Namun demikian, pemerintah tetap mengedepankan pendekatan persuasif melalui edukasi dan pemberian informasi kepada para pengusaha. (*)







