BANGKA SELATAN — Setelah menjalani pengabdian selama 50 hari di tengah masyarakat, mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kecamatan Pulau Besar, Kabupaten Bangka Selatan, akhirnya berpamitan sebelum kembali ke kampus.
Momen tersebut berlangsung di Sekretariat Pengurus Daerah Keluarga Alumni Gadjah Mada (Pengda KAGAMA) Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Sabtu (8/8/2026).
Kedatangan para mahasiswa disambut langsung oleh Pengda KAGAMA Babel yang dipimpin Fery Afriyanto. Dalam kesempatan itu, KAGAMA Babel memberikan apresiasi secara simbolis atas pengabdian mahasiswa selama menjalankan berbagai program KKN di wilayah Pulau Besar.
Selama 50 hari berada di Bangka Selatan, para mahasiswa ditempatkan di tiga desa transmigrasi, yakni Desa Sumber Jaya Permai, Desa Fajar Indah dan Desa Panca Tunggal.
Di tiga desa tersebut, mahasiswa menjalankan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat secara langsung. Program yang dilaksanakan juga diarahkan untuk mendukung kegiatan dan kebutuhan pemerintah desa.
Kehadiran mahasiswa KKN diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari proses akademik, tetapi juga mampu memberikan manfaat bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan yang dilaksanakan selama masa pengabdian.
Ketua Pengda KAGAMA Babel, Fery Afriyanto, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa UGM selama berada di Bangka Selatan.
“Kami dari Pengda KAGAMA memberikan apresiasi atas pengabdian adik-adik mahasiswa selama 50 hari. Berbagai kegiatan yang dilakukan bisa membantu pemerintah desa dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Fery.







