Example floating
Example floating
JMSI

Truk Bermanifes Sagu diduga Berisi Pasir Timah Keluar dari Pulau Belitung

287
×

Truk Bermanifes Sagu diduga Berisi Pasir Timah Keluar dari Pulau Belitung

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG (realita.news) — Dugaan praktik penyelundupan pasir timah bermodus muatan sagu kembali mencuat di wilayah pesisir timur Pulau Belitung. Sabtu, 2 Agustus 2025.

Aktivitas mencurigakan ini terpantau di Pelabuhan Tanjung Ru, yang diduga kuat terkait dengan upaya pengiriman ilegal pasir timah keluar dari daerah tersebut.

Kabar tersebut pertama kali mencuat melalui unggahan kanal YouTube Belitung Televisi Berita.

Sayangnya unggahan tersebut keburu dihapus oleh uploader dari kanal youtube Belitung Televisi Berita, Sabtu (03/08/2025), sehingga aktivitas illegal dalam platform tersebut tidak dapat terdeteksi lagi oleh redaksi media ini.

Namun dilansir dari Cerapan.id, Satu unit truk dengan nomor polisi BN 86xx WA merk Isuzu Putih dengan bak tertutup terpal hijau diduga memuat pasir timah dengan modus bawa Sagu seberat 12 ton masuk ke pelabuhan penyeberangan Sadai pada Minggu (03/08/2025) dini hari.

Informasi yang didapatkan, truk tersebut diduga membawa Sagu seberat 12 ton. “Semalam hanya satu mobil ini berisi 12 ton Sagu, truk lainnya masing-masing 3 ton,” ungkap sumber, Minggu (03/08/2025).

Sementara, media ini masih menelusuri siapa pemilik 12 ton Sagu itu serta berupaya konfirmasi pihak-pihak terkait.

Dalam data manifest, terdapat empat truk dari Belitung masuk ke Pulau Bangka dengan satu truk bermuatan Sagu 12 ton dan tiga truk lainnya bermuatan masing-masing 3 ton.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang, baik dari kepolisian setempat maupun Dinas ESDM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Fenomena ini bukan kali pertama terjadi. Praktik penyelundupan pasir timah dari Belitung kerap terjadi secara berulang, meski sudah berulang kali menjadi sorotan media dan aparat penegak hukum.

Modusnya pun nyaris serupa, pengiriman dilakukan secara diam-diam melalui pelabuhan rakyat atau jalur tikus dengan melibatkan oknum-oknum tertentu.

Dugaan ini menambah panjang daftar praktik tambang ilegal di Belitung yang hingga kini belum mampu diberantas tuntas.

Jika tak segera ditangani secara serius, bukan tidak mungkin sumber daya alam strategis seperti timah akan terus terkuras tanpa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal. (tim)

Baca Juga:  JMSI Babel Tawarkan Program Peningkatan SDM dan Potensi Desa pada Pemkab Bangka Tengah
slot777 https://www.olx69.us.com/ https://olx69.uk.com/ olx69 olx69 olx69