Fahrizal menambahkan, dengan masih dibukanya waktu untuk melakukan penginputan itu, akan terus dimanfaatkan oleh jajarannya untuk melakukan pengecekan kembali kesesuaian antara formasi dengan relevansi pendidikan yang dimunculkan.
“Kami tidak ingin buru-buru juga karena ada perpanjangan ini. Akan kami manfaatkan untuk memperbaiki dan mengecek kembali kesesuaiannya,” ujarnya.
Sebab itu, kata Fahrizal, belum bisa memastikan gambaran jumlah formasi yang akan dibuka, sebelum adanya verifikasi dan penetapan jumlah yang dilakukan oleh pihak BKN pusat sebagai pemengang wewenang.
“Kalau jumlah (formasi) yang akan dibuka itu kami sampaikan nanti ya, jangan sampai kita sampaikan sekarang kemudian ada verifikasi kemudian penetapan jumlahnya berbeda. Ditunggu saja, yang jelas semaksimal mungkin kami akan mencoba menyelesaikan tenaga non-ASN terlebih dahulu,” tutupnya. (Dika)







