BANGKA — Dalam rangka memperingati Hari Kartini, PLN Unit Pelaksana Pembangkitan (UPK) Bangka Belitung menerima kunjungan siswa-siswi kelas IX SMP YPK Air Kenanga di PLTU Air Anyir.
Kegiatan field trip ini menjadi sarana edukatif bagi para pelajar untuk mengenal lebih dekat proses pembangkitan listrik sekaligus memahami pentingnya pemanfaatan energi ramah lingkungan.
Melalui sosialisasi interaktif yang disampaikan tim PLN, para siswa diajak memahami proses produksi listrik, mulai dari pengolahan energi hingga pemanfaatan energi baru terbarukan seperti biomassa.
Dalam sesi pemaparan, narasumber Hanif menjelaskan konsep dasar kelistrikan, termasuk prinsip hukum Faraday, serta proses perubahan berbagai sumber energi menjadi listrik. Ia juga memperkenalkan pemanfaatan biomassa, seperti limbah tanaman, kayu, dan sampah organik, sebagai alternatif energi yang lebih ramah lingkungan.
“Energi listrik dapat dihasilkan dari berbagai sumber seperti air, angin, uap, gas, hingga biomassa. Pemanfaatan energi baru terbarukan menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga keberlanjutan lingkungan,” ujar Hanif.
Antusiasme siswa terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan, terutama terkait proses penyaluran listrik hingga sampai ke rumah tangga. Para peserta juga diajak berkeliling area PLTU untuk melihat langsung fasilitas pembangkit dan memahami peran PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik di Bangka Belitung.
General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Bangka Belitung, Ira Savitri, menambahkan bahwa edukasi energi kepada generasi muda sejalan dengan semangat Hari Kartini dalam mendorong kemajuan melalui pendidikan.
“Semangat Kartini adalah semangat untuk belajar, berkembang, dan memberikan kontribusi bagi bangsa. Melalui kegiatan ini, PLN ingin menanamkan kesadaran sejak dini bahwa energi memiliki peran penting dalam kehidupan dan harus dikelola secara bijak serta berkelanjutan,” kata Ira.







