Selain semprong, dirinya juga memproduksi berbagai kue jadul lainnya seperti kue satu, semprit, kue papan nanas, kue soda, dodol, kacang minyak, baulu jadul, keripik kangkung, keripik singkong dan berbagai produk lainnya. Selain itu, dirinya juga menghadirkan bentuk semprong yang tidak hanya bulat tapi juga segitiga.
Produk Tinafam kini telah menembus retail modern di Bangka Tengah, dipasarkan di toko oleh-oleh di Bangka dan Yogyakarta, TINS Gallery dan lainnya. “Produk saya semakin dikenal setelah dipasarkan di TINS Gallery setelah jadi mitra binaan, dari situ banyak yang telpon saya mau pesan. Lalu produk saya mulai dikenal,” katanya.
Selain itu, kata Tina dirinya juga kerap diajak pameran tingkat lokal maupun nasional untuk mempromosikan produk-produknya. Hal ini menjadi kesempatan baginya untuk bisa memperluas pemasaran.
“Alhamdulillah dengan dukungan PT Timah usaha saya semakin berkembang dan omsetnya sangat lumayan. Pada momen hari raya kami bahkan memproduksi hampir 1 ton dan tenaga kerja juga ditambah,” ceritanya.
Harga produk yang ditawarkan Tinafam juga bervariasi mulai dari Rp15.000 sampai Rp140.000. Bagi anda yang ingin mencicipi cita rasa kue khas bangka ini bisa langsung menghubungi media sosial @Tina Suryadi.
Semprong memang cocok dijadikan cemilan dalam berbagai kesempatan, apalagi dipadukan dengan kopi hangat. (*)







