Menurutnya, peran RT dan RW sangat vital sebagai ujung tombak pelayanan publik sekaligus penghubung antara pemerintah dan masyarakat. “RT dan RW bukan sekadar struktur, tetapi menjadi garda terdepan dalam pelayanan. Kami berharap yang terpilih mampu mengayomi warga dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Ketua Tim 7 Kelurahan Rawa Bangun, Fahrizan, menjelaskan panitia bergerak sejak pagi hari menyisir rumah warga guna memastikan sebanyak 700 kepala keluarga yang tercatat sebagai dapat menggunakan hak suaranya.
Adapun di beberapa wilayah yang hanya memiliki satu calon, mekanisme pemilihan disesuaikan dengan ketentuan yang telah ditetapkan panitia. “Penghitungan suara dijadwalkan dilakukan malam hari setelah seluruh proses pemungutan selesai,” kata Fahrizan.
Pelaksanaan pemilihan ini diharapkan dapat menghasilkan kepengurusan RT dan RW yang representatif, sekaligus memperkuat sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam menjaga ketertiban serta mendorong pembangunan di tingkat kelurahan. (***)







