“Semoga kegiatan ini akan kami laksanakan rutin tahun depan dan tahun tahun selanjutnya. Semoga tetap terlaksana ini memang tidak banyak orang tahu namun di sini sebenarnya kegiatan ini membutuhkan dana namun dananya juga kita tidak dapat sponsor ya,” ujarnya.
“Seperti yang disampaikan dari persatuan dokter bedah plastik itu dan juga dari Yayasan YUR tadi ditambah lagi dari rumah sakit Depati Hamzah menyisihkan pendapat mereka sedikit untuk melakukan pelayanan ini, ya semuanya gratis,” lanjutnya.
Hakim menjelaskan bahwa tercetusnya operasi bibir sumbing gratis ini bermula dari data yang menunjukkan bahwa ada empat orang masyarakat Kota Pangkalpinang yang datang untuk melakukan operasi bibir sumbing dengan biaya mandiri ke Palembang.
“Dengan data itu kenapa kita tidak melakukan di sini. Nah ini kan operasinya bukan operasi kanker maksudnya orang-orang mampu juga boleh tidak harus orang miskin. Bagusnya kalau dia mampu dia ikut operasi sini, tapi duit yang harusnya dia bayarkan kita lebih baik dibayarkan dengan orang yang enggak sanggup tadi kan bisa gitu,” pungkasnya. (rana)







