Kesempatan itu, Wina menegaskan, bahwa sejak Kongres Luar Biasa (KLB), Pengurus PWI Pusat memiliki banyak kegiatan, baik eksternal maupun internal. “Kesibukan ini membuat Pengurus PWI memerlukan tempat untuk bekerja, sekaligus lebih mempererat ikatan sejarah dengan eksistensi PWI,” kata Sekjen Wina.
Ia pun menambahkan, Pengurus PWI Pusat masih tetap mengakui Dewan Pers sebagai induk dari organisasi Pers. “Apapun keputusan dan ketetapan Dewan Pers, kami tunduk dan patuh kepada Dewan Pers,” tegas Wina.
Itulah sebabnya, tambah perancang sebagian besar peraturan Dewan Pers ini, ketika Dewan Pers memutuskan karena ada sengketa internal PWI, dan menimbulkan dualisme, lalu Dewan Pers memutuskan tak ada Pengurus PWI yang boleh berkantor di lantai 4 Gedung Dewan Pers, kantor lama PWI Pusat.
Wina mengungkapkan pengurus PWI dibawah Ketua Umum Zulmansyah Sekedang patuh dan mencari tempat lain. “Dari sinilah di pakailah kantor Sie Film, Musik dan Kebudayaan ini,” ungkap Wina.
Ia juga menegaskan, Pengurus PWI Pusat tetap mengakui sekaligus berorientasi kepada Standar Konpetensi Wartawan (SKW) yang dibuat dan diawasi oleh Dewan Pers. “Kami tidak ke BNSP atau Badan Nasional Standar Profesi,” tambah Wina. Alasannya, hanya SKW yang berada di Dewan Pers saja yang dilindungi oleh UU Pers. “Sedangkan yang di luar UU Pers tidak memperoleh perlindungan Kemerdekaan Pers,” tuturnya.
Kini, PWI tengah dilanda dualisme kepengurusan. ini berawal dari Kasus Pemalsuan ‘Cash Back’ dari bantuan Presiden.
Dari kasus ini, muncul dua istilah Pengurusan. Dimana PWI Etika berkantor di Jalan Rasuna Said dan PWI Cash Back dibawah pimpinan Hendry Ch Bangun, pada hari Senin, (28/10) sedang diperiksa di Polda Metro Jaya, setelah dua kali mangkir.
Sementara itu, Ketua umum PWI Pusat Zulmansyah Sekedang mengqtakan, mulai minggu ini Pengurus PWI sudah mulai beraktivitas dari kantor lantai 4, di Jalan Rasuna Said, Kuningan-Jakarta. “Tempat ini merupakan area segitiga emas yang bergengsi di Jakarta. Tidak ada kegiatan PWI yang berhenti. Semuanya berjalan sesuai rencana,” tegasnya. (*)







