Meskipun jadwal kegiatan keagamaan masjid padat, ia mencatat bahwa sebagian besar pemeliharaan fasilitas telah didanai secara mandiri melalui sumbangan dari jamaah.
“Ini adalah masjid yang cukup besar, sehingga biaya pemeliharaan juga signifikan. Sejauh ini, kami telah melakukan perbaikan secara bertahap menggunakan kontribusi dari jamaah,” katanya.
Bani menjelaskan bahwa bantuan dari PT TIMAH akan diprioritaskan untuk perbaikan yang secara langsung berdampak pada kenyamanan jamaah, termasuk pendingin ruangan dan renovasi fasilitas pendukung lainnya.
“Fasilitas pendingin udara kami sangat terbatas, padahal jumlah jamaah cukup banyak. Selain itu, fasilitas toilet dan sistem drainase akan diperbaiki agar lebih bersih, nyaman, dan layak digunakan,” katanya.
Ia menyampaikan rasa terima kasihnya, menyatakan bahwa bantuan tersebut akan secara signifikan meningkatkan kualitas fasilitas ibadah yang tersedia bagi masyarakat.
“Kami ingin mengucapkan terima kasih kepada PT TIMAH atas perhatiannya terhadap kebutuhan masyarakat. Semoga bantuan ini dapat membuat jamaah lebih nyaman dan membantu kegiatan keagamaan berjalan lebih baik,” ujarnya. (*)







