Departement Head Corporate Communication PT Timah, Anggi Siahaan mengatakan, penenggelaman artificial reef merupakan upaya perusahaan dalam menyeimbangkan antara kegiatan operasional dan pelestarian lingkungan.
“Melalui reklamasi laut khususnya penenggelaman artificial reef perusahaan berupaya untuk memastikan bahwa ekosistem laut tetap produktif dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat pesisir,” kata Anggi.
Selain menumbuhkan kembali habitat ikan, penenggelaman artificial reef diharapkan mendorong tumbuhnya wisata bahari berbasis konservasi di masa depan.
Program ini telah berjalan sejak beberapa tahun terakhir dan terus dikembangkan secara berkelanjutan. Perusahaan juga melakukan pemantauan rutin terhadap efektivitas artificial reef, termasuk pertumbuhan karang alami yang menempel serta kehadiran spesies ikan di sekitar area penenggelaman.
Anggi menambahkan, selain menenggelamkan arificial reef program reklamasi laut yang dilakukan PT Timah diantaranya ialah restocking cumi, penanaman mangrove, pemasangan penahan abrasi dan lainnya. (*)







