Sementara itu, Bupati Bangka, Fery Insani, menilai kerja sama ini sebagai model ideal dalam pemanfaatan sumber daya alam untuk kemakmuran rakyat. Ia juga menyoroti bahwa momentum penandatanganan yang bertepatan dengan peringatan hari jadi Sungailiat memiliki makna tersendiri.
“Timah adalah anugerah yang harus dikelola sebesar-besarnya untuk kesejahteraan masyarakat dan negara,” ujarnya.
Fery juga menekankan pentingnya pengembangan kawasan pesisir timur Bangka, termasuk Jelitik, yang dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung aktivitas ekonomi seperti pelabuhan rakyat dan sektor perikanan.
Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung, Sila Haholongan Pulungan, menegaskan pihaknya akan terus mengawal pelaksanaan kerja sama ini agar berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat optimal.
“Perjanjian ini bukan sekadar dokumen, tetapi harus diimplementasikan dengan integritas dan memberi dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya. (*)







