“Saat musim hujan, masalahnya tidak terlalu besar. Namun, saat musim kemarau, jika tidak ada hujan selama sekitar dua minggu, sumber-sumber air bisa mengering. Itulah sebabnya sumur bor ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” katanya.
Sumur bor tersebut kini dimanfaatkan oleh ratusan keluarga di Dusun II. Keberadaannya membuat warga tidak perlu lagi menempuh jarak jauh untuk mendapatkan air bagi kebutuhan rumah tangga mereka.
Murhalim menyampaikan apresiasinya kepada PT TIMAH dan Kodim 0317/TBK atas penyediaan fasilitas tersebut. Menurutnya, masyarakat telah merasakan manfaat dari sumur bor ini, yang membantu memenuhi salah satu kebutuhan dasar yang paling penting.
“Alhamdulillah, masyarakat sudah merasakan manfaat dari sumur bor ini. Ini adalah hal yang sangat dibutuhkan warga karena air itu penting, terutama saat musim kemarau,” ujarnya. Ia berharap dukungan bagi warga Desa Kundur akan terus berlanjut. Selain sumur dalam, masyarakat juga telah menerima manfaat dari berbagai bentuk dukungan sosial PT TIMAH, termasuk bantuan bagi nelayan, rumah ibadah, dan perlindungan terhadap abrasi pantai.
“Kami berharap PT TIMAH terus berkembang dan meningkatkan produksinya agar dapat terus mendukung masyarakat. Bantuan yang diberikan tidak terbatas pada sumur dalam saja, tetapi juga mencakup dukungan bagi nelayan, rumah ibadah, pemecah gelombang, serta berbagai program sosial kemasyarakatan lainnya,” pungkasnya. (*)







