PANGKALPINANG — PT TIMAH (Persero) Tbk terus memperkuat kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan untuk meningkatkan literasi dan pemahaman keuangan di kalangan karyawan. Salah satu inisiatifnya adalah kemitraan dengan Bank Syariah Indonesia (BSI) melalui program sosialisasi investasi emas bertajuk Ngopi Emas (Ngobrol Pintar Investasi Emas), yang diadakan di Graha Timah pada Selasa (9 Mei 2026).
Acara tersebut menampilkan Ketua Tim Implementasi Strategi Investasi Emas di BSI, Fajar Prasetya, sebagai pembicara utama, yang memberikan edukasi tentang strategi investasi emas yang aman, tepat, dan berkelanjutan.
Turut hadir dalam acara tersebut adalah Manajer Area BSI Palembang Khoerul Wajid, Manajer Cabang BSI Pangkalpinang Firmansyah, Kepala Divisi Urusan Umum PT TIMAH Wijaya, beserta karyawan PT TIMAH.
Kepala Departemen Komunikasi Korporat PT TIMAH, Anggi Siahaan, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk meningkatkan kompetensi dan literasi keuangan karyawan, khususnya dalam mengelola investasi jangka panjang.
Menurutnya, investasi emas bukan hanya tentang mengikuti tren, tetapi membutuhkan pemahaman yang tepat dan manajemen strategis untuk memberikan manfaat finansial optimal di masa depan.
“Emas telah lama dikenal sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan ketidakpastian ekonomi. Namun, investasi juga harus disertai dengan pemahaman dan manajemen yang tepat untuk mencapai tujuan keuangan,” katanya.
Dalam presentasinya, Fajar Prasetya menekankan pentingnya perencanaan keuangan dini melalui investasi sebagai cara untuk mempersiapkan masa depan, termasuk kebutuhan pensiun.
Ia mencatat bahwa banyak orang masih belum siap untuk pensiun, menyoroti perlunya kesadaran yang lebih besar untuk mulai menabung dan berinvestasi secara konsisten.







