Menurutnya program Boarding School PT Timah sudah sangat baik dan menjadi percontohan untuk dilaksanakan d PT Inalum. “Kami ucapkan terima kasih banyak kepada PT Timah yang berbagi banyak pengalaman, banyak sharing informasi mengenai pengelolaan program boarding school sehingga kami mendapatkan gambaran untuk menjalankan program sekolah unggulan di Batubara,” katanya.
Dari kunjungan ini lanjut Daniel ada beberapa tahapan yang bisa digunakan untuk meningkatkan kompetensi terutama dalam hal layanan pendidikan. “Boarding school PT Timah menjadi sebuah percontohan bagi kami untuk dilaksanakan di Kabupaten Batubara. Saya pikir menjadi bagian berikutnya adalah berbagi atau bersinergi untuk berbagi praktik baik ini,” ucapnya.
Kedepan, Ia berharap PT Inalum dapat terus bersinergi dengan PT Timah untuk meningkatkan pelayanan pendidikan bagi masyarakat di lingkar tambang. “Saya berharap kedepan Inalum juga bisa sharing terkait apa yang kami dapatkan untuk kita saling bersinergi untuk meningkatkan kompetensi di tingkat layanan pendidikan tingkat SMA, dan di tingkat – tingkat selanjutnya,” ujar Daniel.
Sebanyak 851 Alumni
Sementara itu, Risal Barung Mangontan, Department Head Tanggung Jawab Sosial & Lingkungan PT Timah mengatakan program Pemali Boarding School telah dilakukan oleh PT Timah sejak tahun 2000 lalu. “Dalam melaksanakan Program Pemali Boarding School ini, kami bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan SMAN 1 Pemali sebagai lokasi pendidikan para penerima beasiswa,” katanya.
Program Pemali Boarding School besutan PT Timah ini telah melahirkan 851 alumi dengan menyasar para pelajar berprestasi namun kurang beruntung secara ekonomi. Program pendidikan yang dijalankan dengan sistem asrama ini memfasilitasi penuh biaya pendidikan para penerima beasiswa tingkat Sekolah Menengah Atas. (*)
Sumber timah.com







