”Tanggung jawab jadi Walikota itu bukan untuk kepentingan pribadi. Saya datang ke sini bukan untuk janji-janji kosong. Kalau saya dipercaya, saya akan jalankan ini semua untuk rakyat Pangkalpinang,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa kepemimpinan bukan sekadar program, melainkan soal kehadiran di tengah masyarakat.
”Kalau saya jadi Walikota, jangan segan-segan tegur saya kalau ada yang keliru. Jangan sungkan datang ke rumah dinas. Saya ingin memimpin dengan cara yang sederhana, terbuka, dan selalu mendengar,” tegasnya. (*)







