Ketika ditanyai apakah Audy masih kader PPP, Hariadi mengatakan lagi Wakil Gubernur Sumbar 2020-2024 itu hanya istirahat dari gonjang ganjing politik.
“Istirahat dulu dari gonjang ganjing politik, istirahat dari PPP, jadi saya tak punya kapasitas juga untuk menjawabnya lagi,” kata dia.
Siapa Berpeluang Dampingi Audy?
Merapatya Audy ke Golkar membuat beberapa peluang koalisi. Bila dengan mengusung Audy, boleh jadi Golkar (9 kursi) akan berkoalisi dengan PDIP (3 kusri) dan PKB (3 kursi) dan kemungkinan Audy akan berduet dengan Sutan Riska.
Namun demikian, menurut beberapa pengamat, peluag Audy berduet dengan Epyardi Asda dengan koalisi Golkar-PAN juga terbuka lebar. Bila ini terjadi, Audy kemungkinan besar berpasangan dengan Epyardi Asda. Namun ini tidak strategis, karena keduaya berasal dari Dapil I alias selatan Sumbar.
Lantas bagaimana dengan partai lain, seperti Demokrat, Nasdem dan PPP, apakah ketiga partai ini akan membuka poros koalisi baru, bisa jadi. Siapa calonya, bisa saja Duet Fauzi Bahar (Nasdem) dengan Emma Yohana (PPP) atau Fauzi Bahar-Darizal Basir (Demokrat).
Menarik untuk disimak. Semua peluang bisa terjadi, apalagi politik yang sedang dinamis sekali di Sumbar. (*)
Editor Replianto







