“Terutama mengingatkan generasi muda akan makna Hari Ibu sebagai hari kebangkitan dan persatuan serta kesatuan perjuangan kaum perempuan,” ungkapnya.
Lebih jauh ia mengatakan, peringatan ini juga tidak terpisahkan dari kebangkitan perjuangan bangsa. Untuk itu perlu mewarisi semangat juang guna senantiasa mempertebal tekad untuk melanjutkan perjuangan nasional.
“Ini guna menuju terwujudnya masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945,” jelasnya.
Sementara Dr. Asyraf Suryadin, M.Pd Kepala DP3ACSKB Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengharapkan, ibu-ibu tidak hanya hadir sebagai pelengkapan. Sebab ibu bisa membuat lingkungan keluarga menjadi baik dan membuat keluarga berkualitas.
“Keberadaan ibu sangat penting untuk menciptakan keluarga berkualitas,” tegas Asyraf.
Mengakhiri kegiatan ini dilakukan pembagian hadiah untuk enam kategori di antaranya, kategori perempuan anggota BPD/LPM berperan aktif dan berprestasi, perempuan kepala sekolah/madrasah peduli perlindungan perempuan dan anak, perempuan tenaga kesehatan di puskesmas peduli stunting dan penyakit sosial lainnya.
Sementara tiga kategori lainnya, kinerja perangkat daerah kabupaten/kota bidang pengendalian penduduk dan keluarga berencana dalam mendukung program bangga kencana, pengelolaan kampung keluarga berkualitas, dan kategori PIK-R jalur pendidikan.







