“Kita harapkan masyarakat bisa memahami dengan kondisi yang ada dan mereka mengerti bahwasanya barang-barang pada saat menjelang Idulfitri kenaikan itu biasa sepanjang tidak terlalu tinggi. Dalam kondisi Kota Pangkalpinang barang apapun yang ada ini adalah barang yang didatangkan dari luar maka ada biaya distribusi ongkos kirim dan lain sebagainya mungkin itu yang menyebabkan adanya kenaikan,” jelasnya.
Agus juga berharap ke depan agar pasar murah tidak hanya menjual sembako, namun dilengkapi dengan penjualan daging sapi dengan harga terjangkau. Sebab ia menilai bahwa daging menjadi komoditas yang sangat dibutuhkan masyarakat apalagi menjelang lebaran.
“Walaupun sekilo tapi masyarakat semuanya membutuhkan. Itu yang mungkin akan dirasakan. Tapi kalau ada pasar murah terutama operasi pasar murah ini meskinya harus ada juga jual daging yang terjangkau itu harapan kami bagi pelaku ekonomi untuk membantu masyarakat,” paparnya. (eka)
Sumber Diskominfo







