Perwakilan Kemensetneg menyampaikan apresiasi atas sambutan baik dari Pemkot Pangkalpinang. Mereka menjelaskan bahwa pemantauan SPPG bertujuan untuk memantau kesiapan daerah, mengidentifikasi permasalahan, serta menyusun rekomendasi berkualitas kepada Presiden terkait tata kelola dan pengawasan program MBG.
Sebagai tindak lanjut, pemerintah pusat mendorong langkah-langkah perbaikan yang meliputi penutupan sementara SPPG yang bermasalah, sterilisasi alat makan, perbaikan sanitasi, kepemilikan Sertifikat Keamanan Pangan, pemantauan rutin oleh Puskesmas dan UKS, serta keterlibatan aktif seluruh kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dalam pengawasan.
Mie Go menegaskan bahwa Pemkot Pangkalpinang siap memberikan masukan dan memperkuat koordinasi lintas sektor untuk memastikan pelaksanaan program berjalan baik dan berkelanjutan.
“Kami akan memberikan masukan terkait hal-hal yang harus dipenuhi oleh SPPG, termasuk perizinan, sertifikat laik, serta aspek sanitasi dan higienitas. Surat resmi akan kami sampaikan kepada pihak SPPG mengenai persiapan yang perlu dilakukan, mengingat peran penting pemerintah daerah dalam menjamin gizi dan kesehatan dari pangan,” jelasnya.
Pemkot Pangkalpinang berharap program MBG dapat berjalan sesuai standar nasional dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan gizi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah. (adv)








