
Ia juga meminta dinas terkait segera mengidentifikasi dan menginventarisasi aset pemerintah yang sudah terdampak penambangan ilegal. “Saya minta para dinas terkait yang asetnya terkena dampak untuk identifikasi dan laporkan. Itu berarti sudah dicuri. Kalau dari pemikiran saya, nambangnya kan agak malam dan di kantornya ada orangnya, kok bisa kecolongan. Ini memperlihatkan lemahnya pengawasan,” tegas Unu.
Lebih jauh, ia menegaskan komitmennya untuk mencari solusi agar aktivitas tambang ilegal tidak lagi terjadi di wilayah tersebut. “Kita carikan jalan keluar untuk memberikan efek jera dan tindak lanjuti agar tidak menambang lagi di daerah itu. Harapan kita, Pangkalpinang bisa zero tambang,” jelasnya. (adv)








