Dalam pemahaman Penjanbat Walikota Pangkalpinang, tema yang diangkat Presiden RI mengandung makna penting bagi seluruh komponen bangsa untuk memperkuat kebersamaan, menjaga persatuan, dan mengutamakan kepentingan rakyat di atas segalanya. “Presiden meminta seluruh komponen kompak. Semuanya harus mengutamakan kepentingan rakyat,” ujar Unu.
Menurutnya, salah satu penekanan penting Presiden adalah penghapusan kemiskinan di Indonesia. Hal ini menjadi pekerjaan rumah bersama, termasuk bagi Pemerintah Kota Pangkalpinang.
Unu juga menggarisbawahi visi Presiden tentang Indonesia maju dan tahun 2045 Indonesia diproyeksikan menjadi negara dengan jumlah penduduk terbesar keenam di dunia. Kondisi itu menjadi peluang sekaligus tantangan untuk mempersiapkan generasi muda agar dapat berperan aktif mewujudkan cita-cita Indonesia Emas. “Kita harus mengawal generasi ini supaya bisa membawa Indonesia maju di 2045,” ungkap Unu.
Saat ditanya pandangannya pribadi terkait momen 80 tahun kemerdekaan, Unu mengaku memiliki pandangan yang sama persis dengan Presiden. Fokus utamanya tetap pada kesejahteraan rakyat.
Unu menambahkan, semangat HUT ke-80 RI harus menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat. “Dengan kebersamaan, harapanya cita-cita Indonesia yang berdaulat, sejahtera, dan maju bisa terwujud,” tutupnya. (Adv)








