Direktur Teknologi, Engineering, dan Keberlanjutan PLN, Edwin Nugraha Putra, menegaskan PLN berkomitmen mendukung program tersebut melalui pembangunan jaringan dan gardu distribusi.
Pada 2025, pembangunan Lisdes di 210 lokasi di Jawa Barat mencakup 46,82 kilometer sirkuit (kms) jaringan tegangan menengah, 182,78 kms jaringan tegangan rendah, serta gardu distribusi berkapasitas total 3.700 kVA. Infrastruktur tersebut melayani 6.392 pelanggan.
Khusus di Dusun Prau Bosok, pembangunan meliputi 0,549 kms jaringan tegangan menengah, 0,91 kms jaringan tegangan rendah, dan satu gardu berkapasitas 50 kVA untuk membuka akses listrik bagi 62 calon pelanggan rumah tangga.
Salah satu penerima BPBL, Ono Taryono, mengaku terbantu karena sebelumnya harus menumpang listrik dari tetangga. “Dulu saya menumpang listrik ke tetangga. Listriknya hanya bisa digunakan mulai pukul 18.00 hingga pagi hari,” kata Ono.
Kini, sambungan listrik sendiri memudahkan aktivitas keluarganya, terutama anak-anak yang dapat belajar lebih nyaman pada malam hari. (***)







