Eeng telah puluhan tahun menjadi guru ngaji di Desa Pemali, tidak hanya mengajarkan anak-anak tapi juga dirinya juga membina Majelis Taklim. Ratusan anak telah menimba ilmu Agama bersama Eeng.
“Saya merasa terharu atas kepedulian PT TIMAH yang telah memberikan perhatian dalam bentuk bantuan kepada guru Ngaji. Terima Kasih PT TIMAH,” ucapnya.
Senada, Usman Marbot Masjid Al Mustaqin Desa Pemali bersyukur atas bantuan dari PT TIMAH. Dirinya telah menjadi Marbot Masjid sejak tahun 2013. Ada banyak suka duka yang dialami dalam menjalankan tugasnya sebagai Marbot Masjid.
“Suka duka jadi Marbot banyak lah, apalagi kadang ada pencurian. Menjaga kebersihan, tapi semua dijalani dengan senang. Terima kasih PT TIMAH yang sudah peduli semoga nanti juga bisa membantu masjid kami,” harapnya. (*)
(Sumber www.timah.com)







