Kolaborasi antara mahasiswa Manajemen dan Teknik Tambang menjadi kekuatan utama dalam kegiatan ini. Mahasiswa Manajemen berfokus pada perencanaan usaha, strategi pemasaran, serta pengelolaan keuangan sederhana, sementara mahasiswa Teknik Tambang memberikan wawasan tentang pengelolaan sumber daya dan dampak lingkungan secara berkelanjutan, khususnya dalam pengolahan limbah plastik.
Salah satu guru SMA Negeri 3 Pangkalpinang menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Menurutnya, kegiatan tersebut mampu mendorong siswa untuk berpikir kritis, peduli terhadap lingkungan, serta berani menciptakan solusi nyata berbasis wirausaha sosial.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Universitas Bangka Belitung berharap para siswa tidak hanya termotivasi untuk berwirausaha sejak dini, tetapi juga mampu menanamkan karakter Pancasila dalam setiap aktivitas ekonomi yang dijalankan. Sampah tidak lagi dipandang sebagai limbah semata, melainkan sebagai peluang. Jajan tidak hanya menjadi konsumsi, tetapi berubah menjadi bagian dari gerakan sosial. Inilah wujud nyata bahwa Pancasila bukan hanya dihafal, tetapi dihidupkan. (humas UBB)







