Pengelolaan pupuk ini, kata Dessy, merupakan salah satu program strategis karena memiliki manfaat ganda, baik dari sisi lingkungan maupun ekonomi.
“Program ini tidak hanya berdampak pada peningkatan keterampilan, tetapi juga memberikan nilai tambah secara ekonomi. Selain itu, pengolahan pupuk juga sejalan dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan. Ini adalah bentuk pembinaan yang komprehensif,” katanya.
Dessy juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, pihak lapas, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mengembangkan program pembinaan yang berkelanjutan.
“Kami di Pemerintah Kota Pangkalpinang sangat mendukung program-program inovatif seperti ini. Ke depan, kami berharap ada penguatan dari sisi pelatihan, pendampingan, hingga pemasaran hasil produksi agar manfaatnya semakin optimal,” ujarnya.
Selain peresmian pengelolaan pupuk, kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan bantuan sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada warga binaan. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kegiatan pembinaan, serta meningkatkan kesejahteraan warga binaan di dalam lapas. (*)







