Salah satu langkah yang telah dilakukan adalah akuisisi hotel di Makkah, Arab Saudi. Danantara juga menyiapkan lahan yang akan dikembangkan untuk mendukung kebutuhan jemaah haji Indonesia. Selain itu, perusahaan investasi negara tersebut tengah mengkaji investasi pada sektor bandar udara di Madinah. “Banyak sekali langkah yang akan membawa kita semakin go global,” katanya.
Tidak hanya berinvestasi langsung, Danantara juga mendorong perusahaan BUMN melakukan ekspansi bisnis ke luar negeri. PT Pegadaian (Persero) menjadi salah satu perusahaan yang disiapkan untuk memperluas pasar melalui peluang akuisisi perusahaan sejenis di Filipina.
Menurut Dony, model bisnis perusahaan pegadaian di Filipina memiliki kesamaan dengan Pegadaian Indonesia. Dengan pengalaman dan skala usaha yang lebih besar, Pegadaian dinilai memiliki peluang kuat untuk berkembang di pasar regional.
“Bisnisnya mirip dengan Pegadaian dan kita sudah lebih unggul. Karena itu, peluang ekspansi ke sana cukup terbuka,” tuturnya.
Melalui berbagai langkah tersebut, Danantara optimistis dapat memperkuat posisi BUMN sebagai pemain global sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. (***)







