Dalam momen yang mengesankan ini, Sumardjo mengurai keinginannya untuk tetap bisa bermain di Porwanas XV, kemungkinan besar digelar 2026. “Saya mencoba terus berlatih saja agar tetap bugar, kondisi fisik terjaga,” ujar Sumardjo, yang berusia 63 tahun pada 17 September 2024.
Sumardjo sangat mungkin menjadi pemegang rekor penampil terbanyak di Porwanas. Ayah tiga anak ini sudah bermain sejak Porwanas tahun 1990 di Surabaya, mengoleksi beberapa medali emas, perak dan perunggu.
Kontribusi mengesankan dari Sumardjo/Admiral Heppy di Porwanas XIV 2024 Banjarmasin, Kalsel, membuat kontingen Siwo PWI DKI Jakarta total mengoleksi satu medali emas dan tiga perunggu.
Tiga medali perunggu disumbangkan oleh Afriadi dari kompetisi perorangan catur cepat, serta ganda Daryadi/Trio Budi Utomo dan Agung Setiawan/Moch Pudjihari dari tenis perorangan dua kelompok usia.
Penampilan kontingen Siwo PWI DKI Jakarta di Porwanas Banjarmasin didukung oleh KONI DKI Jakarta, PT Liga Indonesia Baru (LIB), Djarum Foundation, Mitra Adi Perkasa, KSAD, BNN, Kementerian Kelautan dan Perikanan, DRX, Polda Metro Jaya, Kapolres Bandara, Kapolres Jakarta Pusat, Kapolres Jakarta Utara, Dispora DKI Jakarta, Eka Putra Wirya, Persija, Sekolah Catur Utut Adianto (SCUA), PB PBSI, Specs, Flypower, Sportify, FSMI, Akurat.co, Berita Indonesia Link, Siloam Hospitals dan Nendia Primarasa. (*)







