Memasuki babak kedua, PSG semakin gencar mencari gol penyeimbang. Fabian Ruiz sempat mencetak gol pada menit ke-77 setelah melepaskan tembakan rendah yang melewati Risser.
Namun, selebrasi PSG terhenti karena Fabian berada dalam posisi offside pada proses terjadinya gol. Wasit pun menganulir gol tersebut.
PSG kembali memperoleh peluang emas melalui Ousmane Dembele. Namun, tembakannya dari jarak dekat justru melambung di atas mistar.
Drama kembali terjadi pada menit ke-87. PSG harus bermain dengan 10 pemain setelah Nuno Mendes mendapat kartu merah langsung karena sikutnya mengenai Michal Skoras.
Dengan jumlah pemain kembali seimbang, Lens berusaha menambah keunggulan. Mereka sempat mencetak gol melalui sundulan diving Udol, tetapi wasit lebih dahulu meniup peluit karena terjadi pelanggaran dalam prosesnya.
PSG terus menekan hingga menit-menit akhir, tetapi Lens mampu mempertahankan keunggulan 1-0 hingga peluit panjang berbunyi.
Hasil tersebut mengantarkan Lens meraih Piala Super Prancis untuk pertama kalinya. Kemenangan ini sekaligus mengakhiri dominasi PSG yang sebelumnya menjuarai kompetisi tersebut dalam empat edisi terakhir.
Bagi Lens, trofi ini menjadi tambahan manis setelah mereka menjuarai Coupe de France musim lalu. Di bawah asuhan pelatih baru Dino Toppmoller, Lens kini berhasil menambah koleksi trofi sekaligus menunjukkan bahwa mereka siap kembali bersaing dengan PSG pada musim baru. (*)







