Christo Popov berada tepat di belakangnya dengan selisih 629 poin, sementara Kunlavut Vitidsarn dari Thailand menempati peringkat ketiga dengan 86.915 poin.
Chou Tien Chen asal Taiwan naik ke posisi keempat dengan 86.580 poin setelah meraih medali perunggu Kejuaraan Dunia, sedangkan Anders Antonsen berada di urutan kelima dengan 85.405 poin.
Shi Yu Qi yang sebelumnya menempati peringkat satu dunia harus turun lima posisi ke urutan keenam setelah langkahnya terhenti pada babak awal Kejuaraan Dunia.
Peringkat satu menjadi pencapaian baru dalam perjalanan karier Jonatan yang sebelumnya telah meraih sejumlah gelar utama, termasuk medali emas Asian Games 2018, All England 2024, serta menjadi bagian dari tim Indonesia yang menjuarai Piala Thomas 2020.
Jonatan sekaligus mengikuti jejak Taufik Hidayat sebagai tunggal putra Indonesia yang pernah menduduki peringkat satu dunia. Taufik mencapai puncak peringkat dunia pada 2000. (*)
(Sumber hariansinggalang)







