“Kalau arus Bukittinggi menuju Padang melalui Malalak akan lebih leluasa mengingat ada beberapa jalur alternatif menuju Pariaman, Kurai Taji dan lewat BIM,” katanya.
Untuk one way hari ini, jalur dari Padang menuju Bukittinggi via Kayutanam, Padang Panjang, Koto Baru sampai Padang Luar dipilih karena kondisi jalan dinilai lebih lebar dan aman untuk dilalui dengan volume kendaraan yang tinggi.
Sedangkan dari Bukittinggi menuju Padang via Malalak, Koto Mambang ke Kurai Taji Pariaman. Jalur Malalak memang lebih singkat, namun kondisi jalannya yang sempit dan menanjak tidak memungkinkan untuk menampung volume kendaraan yang tinggi, terutama dalam kondisi cuaca hujan.
“Personel Kamsel dan Ops Ketupat juga akan disiagakan di lapangan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas dan mencegah terjadinya pelanggaran,” katanya.(*)
Sumber haluan.id







