“Penguatan data statistik menjadi semakin diperlukan baik dalam perencanaan, pelaksanaan, pengendalian maupun evaluasi pembangunan, guna menganalisis dan membuktikan apakah kebijakan yang diambil pemerintah telah mencapai sasaran dan berjalan sesuai dengan rencana dengan menerapkan evidence based policy, transparansi dan akuntabilitas dalam pembuatan kebijakan juga akan mampu ditingkatkan,” jelasnya.
“IPS merupakan salah satu indikator penilaian reformasi birokrasi general untuk seluruh instansi pemerintah. Di samping itu, IPS juga dapat menjadi ukuran dalam pencapaian daerah. Pelaksanaan satu data Indonesia dan penyelenggaraan urusan statistik di tingkat pemerintah,” ungkapnya.
Oleh karena itu menurutnya, mutlak diperlukan awareness statistik para pengambil kebijakan, lewat berkomitmen bersama dalam kolaborasi penyedia. Data statistik sektoral yang berkualitas dan berkelanjutan guna mewujudkan sistem statistik nasional yang andal efektif dan efesien.
Sementara itu, Kepala BPS Babel Toto Haryanto Silitonga menjelaskan bahwa EPSS tidak hanya sekadar menilai statistik sektoral yang dihasilkan, tetapi juga memastikan bahwa perangkat daerah memiliki dasar yang kokoh untuk menyusun kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran. “IPS yang dihasilkan melalui EPSS akan menjadi bahan evaluasi bagi instansi seperti Kemenpan-RB, Bappenas, dan Kemendagri,” terangnya.
Nilai IPS tersebut menjadi indikator penting dalam menilai kemajuan pelaksanaan reformasi birokrasi, Satu Data Indonesia, serta urusan statistik di pemerintah daerah. Selain itu, IPS juga berfungsi sebagai indikator tambahan dalam penilaian kinerja perangkat daerah.
Lebih lanjut, Sugito dan Toto berharap agar hasil IPS tahun ini dapat dijadikan sebagai acuan dalam penyusunan rencana aksi peningkatan kualitas statistik sektoral. Mereka juga mengajak seluruh perangkat daerah untuk lebih fokus pada perbaikan kualitas data guna mencapai Sistem Statistik Nasional (SSN) yang andal dan efisien.
Acara ini ditutup dengan penandatanganan komitmen bersama untuk memperkuat penyelenggaraan EPSS di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sekaligus ajakan kepada seluruh pihak untuk terus berkolaborasi dalam mewujudkan statistik yang berkualitas. (irna)
Sumber Diskominfo







