Example floating
Example floating
PANGKALPINANG

Harkitnas Momentum Ujudkan Indonesia Emas 2045

321
×

Harkitnas Momentum Ujudkan Indonesia Emas 2045

Sebarkan artikel ini
Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional di Halaman Kantor Walikota Pangkalpinang, Senin 20/5/2024). (Foto Dinas Kominfo)

PANGKALPINANG (realita.news)  – Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang, Mie Go menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-116 .  Upacara yang diikuti ASN di lingkungan Pemkot itu diadakan di halaman Kantor Walikota Pangkalpinang, Senin (20/5/2024).

Pada Harkitnas dengan tema “Bangkit untuk Indonesia Emas” ini, Mie Go membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Ari Setiadi yang mengisahkan lahirnya Hari Kebangkitan Nasional.

Mie Go menyampaikan berdirinya Organisasi Budi Utomo tanggal 20 Mei 1908 telah menumbuhkan bibit bagi cita-cita mewujudkan kemerdekaan Indonesia. Budi Utomo menjadi awal mula tempat orang belajar dan berdebat tentang banyak hal, seperti pentingnya pendidikan barat bagi rakyat serta penyebaran pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang priayi atau bukan. Dari sana timbul pula pemikiran tentang pentingnya memperluas keanggotaan yang mencakup seluruh rakyat Hindia Belanda.

Semangat kemerdekaan itu, sebetulnya, telah ada sebelum Boedi Oetomo. Semangat itu dimunculkan Kartini. Perempuan asal Jepara ini mengawali lahirnya gagasan kemerdekaan, kebebasan, kesetaraan, keadilan, persaudaraan dan kemajuan, melalui tulisan-tulisannya yang tersiar ke penjuru dunia. Dialah yang menggodok aspirasi-aspirasi kemajuan di Indonesia untuk pertama kali muncul sejak lebih dari seabad lalu. Di tangannya kemajuan itu dirumuskan, diperinci, dan diperjuangkan, untuk kemudian menjadi milik seluruh bangsa Indonesia.

Embrio Indonesia lahir dari kemajuan modern dan pencerahan, dari kaum muda berpendidikan yang tidak kehilangan identitas ke-Indonesiaannya. Embrio Indonesia lahir dari keragaman pikiran para “kaum muda” sebagai “embrio bangsa”.

Apa yang digagas Budi Utomo, Kartini dan para embrio bangsa, kemudian dirumuskan Bung Karno sebagai “jembatan emas”. Kemerdekaan dibayangkan Bung Karno sebagai sebuah “jembatan emas” yang akan membawa bangsa Indonesia menikmati kehidupan sejahtera lahir dan batin di atas tanah sendiri.
Kemajuan teknologi telah menghampiri kehidupan kita sehari-hari dan menjadi bagian dari
peradaban kita hari ini. Inovasi-inovasi teknologi telah mendorong perubahan kehidupan manusia secara revolusioner. penguasaan atas teknologi merupakan keniscayaan bagi kita untuk menyongsong “Indonesia Emas”.

Baca Juga:  Pemko Pangkalpinang Gelar Sertifikasi Pelaku Ekonomi Kreatif
slot777 https://www.olx69.us.com/ https://olx69.uk.com/ olx69 olx69 olx69