Ia juga berharap, dengan penugasan dan jabatan baru tersebut, akan lahir energi serta semangat baru dalam menjalankan tugas. Pengalaman pada jabatan sebelumnya, menurutnya, harus dijadikan modal untuk memperbaiki kekurangan dan mengembangkan praktik-praktik baik di tempat yang baru.
“Setiap kebijakan yang saudara ambil harus tetap berlandaskan pada prinsip akuntabilitas, kompetensi, dan loyalitas kepada bangsa dan negara,” imbuhnya.
Di akhir arahannya, Gubernur menegaskan bahwa keberhasilan pemerintahan dan dunia pendidikan tidak dapat dicapai secara individual. Ia pun mengajak seluruh jajaran untuk memperkuat kerja sama dan kolaborasi.
“Mari kita bangun komunikasi yang terbuka dan harmonis demi kemajuan anak-anak kita. Kita harus ingat bahwa sekolah bukan sekadar gedung tempat mentransfer ilmu, melainkan sumber awal peradaban, tempat karakter bangsa dibentuk,” pungkasnya.
(Sumber : Biro Adpim Setda)







